Bolu Labu Kuning (Waluh) Panggang

Di kebun pekarangan samping rumah ibu saya tumbuh sebatang tumbuhan Labu Kuning atau dalam bahasa jawa disebut Waluh. Waluh ini tumbuh sndiri tanpa ditanam, kemungkinan ini  thukulan  (Bahasa Indonesianya apa ya?) dari biji waluh yang pernah dibuang di situ. Waluh ternyata ngga perlu lahan dengan banyak sinar matahari untuk tumbuh maksimal. Terbukti waluh bisa tumbuh di bawah pohon nangka di bekas tempat pembuangan sampah.Tumbuhan waluh di samping rumah ini adalah jenis waluh lonjong bukan bulat, bentuk buahnya mirip buah labu hijau.Berbeda dengan waluh bulat yang menjalar diatas tanah,  waluh lonjong perlu tempat merambat jadi dia merambati pohon nangka dan pohon2 lain di sekitarnya.  Meskipun tanpa dirawat waluh sebelah rumah telah menghasilkan belasan buah

Tempo hari kami telah panen 8 buah waluh, sebagian kecil sudah dijadikan kolak. Sisanya masih di simpan. Waluh yang sudah tua betul awet di simpan berbulan-bulan tidak akan membusuk atau rusak kecuali dirusak dengan pisau oleh yang pengen masak

Saya pernah mendengar bahwa waluh alias labu kuning enak dibikin kue, maka mulailah saya tanya mbah google tentang resep bolu labu kuning.Ternyata mbah google punya banyak versi mulai yang dikukus hingga dipanggang. Maka saya coba salah satu resep bolu labu kuning panggang, tapi karena saya ngga punya timbangan memasak maka mulai lah saya ‘ngawur’ menakar bahan-bahannya. Berikut catatan bolu labu kuning yg saya bikin tempo hari

 

Bahan-bahan :

1 gelas labu kuning/ waluh kukus yang sudah diblender

¾ gelas tepung terigu

5 sendok bebek gula pasir

3 butir telur

1 sendok teh ovalet

Beberapa sendok makan margarine yang  sudah dicairkan

Cara membuat :

Gula, telur dan ovalet dikocok sampai putih lalu waluh dimasukkan menyusul tepung terigu dan margarine. Semua dicampur hingga merata lalu dimasukkin cetakan yang udah dioles margarine. Panggang sampai matang.

Sudah selesai

Mengingat saya hampir ngga bisa masak, ternyata bolu labu kuning ini rasanya sedap juga,lembuuutt warnanya kuning cantik dan beraroma labu yang segar

 

Ah, sebenarnya saya cuma mau mencatat resep tapi pake kata pengantar yang panjang banget, biar dikira pinter nulis :p

Padahal semakin banyak engkau menulis yang ga perlu semakin keliatan tololmu sebagaimana semakin kau banyak omong semakin keliatan dangkal otak dan akhlakmu

P.s : sebenarnya mau kasih foto tapi belum ambil foto

Advertisements

About mydamayanti

catatan seorang pelupa
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s