Agama Sikh

Salah seorang peserta American Idol Season 12 yang saya tonton tadi malam adalah seorang India yang memakai surban bernama Gurpreet Singh Sarin. Sekilas penampilan gpreet Sing Sarin agak mirip dengan Pangeran Diponegoro dan Tuanku Imam Bonjol, Pahlawan Nasional Indonesia meskipun ketika dia mulai menyanyi penampilannya kalah oleh keindahan suaranya. Seketika saya ingat cerita bahwa orang India yang memakai surban adalah seorang beragama Sikh. Sedangkan Agama Sikh adalah agama perpaduan antara Islam dan Hindu. Dari situ muncul obrolan bahwa sebenarnya Islam di Jawa agak mirip dengan ajaran Sikh, yaitu islam yang masih mempraktekkan ritual-ritual Hindu. Tidak semua Islam di Jawa dan Indonesia khusus Islam abangan. apa itu Islam abangan? lain kali saja kita cari tahu lebih mendalam. Mari kita mencari tahu soal Sikh India.

Imagegupreet singh sarin dijuluki the turbanator

Sikh artinya murid atau pelajar. Menurut Wikipedia dan beberapa sumber yang lain, Agama Sikh lahir di Punjab India berdekatan dengan perbatasn Pakistan pada abad ke-16. Agama Sikh didirikan oleh Guru Nanak Dev Ji. Hingga saat ini sebagian besar pemeluk Agama Sikh yang berjumlah 19 jutaan tinggal di punjab meskipun terbukti ada pemeluknya yang berada di Amerika. Di Amerika sendiri ada  250 ribuan pemeluk Sikh. Guru Nanak Dev Ji adalah guru pertama dalam agama Sikh. Guru adalah pemegang otoritas tertinggi dalam Sikh. Guru terakhir sikh adalah guru Gobind Singh. Gurmukhi adalah buku panduan (mungkin semacam kitab suci) bagi pemeluk sikh ditulis oleh Guru Granth Sahib Ji. Gurumukhi memuat ajaran-ajaran yang berasal dari tulisan Guru-guru Sikh, ajaran Hindu dan Ajaran Islam. Pada poin ini bisa dibenarkan bahwa Sikh merupakan campuran-Hindu Muslim

Prinsip Dasar sikh adalah

1.Bhagti : Yaitu kepercayaan pada satu Tuhan dan pelayanan terhadap keluarga dan masyarakat. Berusaha hidup dengan moral yang bersih.Bhagti bias dicapai dengan bertakwa pada satu tuhan, mengikuti kebenaran, menekan nafsu, control terhadap pikiran, perkataan dan perbuatan, berkumpul dengan orang-orang suci, kemanusiaan dan kepatuhan terhadap hokum

2. Penyelamatan/Mukti : Penyelamatan manusia hanya bias didapatkan ketika manusia tersebut hanya menginginkan kasih sayang Tuhan semata. Ketika semua perbuatan manusia hanya didasari keinginan untuk mendekatkan diri pada Tuhan

3. kebutuhan akan guru : hamper setiap agama memerlukan adanya seorang pemuka agama yang mengajarkan cara-cara beribadah bahkan dianggap sebagai penyelamat dan sarana penebusan dosa. Bagi Sikh Guru adalah pemegang otoritas tersebut. Pemeluk sikh beranggapan Guru tertinggi adalah tuhan sendiri yang mengajarkan kebenaran dan kebaikan kepada manusia

Tempat Ibadah agama Sikh disebut dengan Gurdwara. Gurdwara artinya pintu menuju Tuhan. Setiap Gurdwara diurus oleh pendeta.  Tempat penting bagi Sikh adalah Kuil Emas di Amritsar di wilayah Punjab. Di Gurdwara pemeluk Sikh perempuan dipisahkan dari yang laki-laki. Dalam Gurdwara selalu ada Langar (bukan LanGGar).Langar adalah kegiatan communal meal yang menjadi tradisi pemeluk Sikh. Communal Meal bisa diartikan makan bersama meskipun mungkin punya tujuan dan makna tersendiri bagi mereka. Kegiatan makan bersama ini dilakukan bersama-sama seluruh jamaah Gurdwara di lantai Langar. Setiap umat Sikh diharuskan terlibat dalam mempersiapkan kegiatan makan besama. Mirip kenduri di Jawa kan?

 ImageGurdwara Bangla Sahib

Ciri-ciri Sikh

Untuk mempermudah sesama pengikutnya untuk saling mengenali Guru Gobind singh memilih 5 benda/ kebiasaan bagi umat Sikh yang umum dikenal dengan 5K yaitu

  1. Kesh : rambut yang tidak dipotong,bagi lelaki kesh ditutup dengan surban, sedang bagi wanita ditutup dengan kerudung. Tetapi umumnya wanita Sikh hanya berkerudung ketika mendatangi Gurdwara saja
  2. Kara : yaitu gelang (bangle) besi yang dipakai di tangan kanan
  3. Kanga : Sisir kayu yang digunakan untuk menyisir  dua kali sehari sebagaimana mereka diwajibkan
  4. Kaccha atau Kachera yaitu pakaian dalam atau celana pendek
  5. Kirpan : Pedang Pendek atau Pisau

 

 Imagekanga, Kara dan Kirpan ImageKaccha

 Penganut Sikh laki-laki menggunakan nama Singh yang artinya Singa dan penganut Wanita mengganti namanya dengan Kaur yang artinya putri. Tradisi ini dimulai ketika Guru Tegh Bahadur mengganti nama aslinya menjadi Singh agar selamat dari kejaran Raja Aurangzeb (anaknya pembangun Taj Mahal) yang fanatic. Tahun kapan ya?saya lupa dan malas cari tahu. Guru tersebut juga menyuruh para pengikutnya untuk mengganti nama. Agama Sikh tidak melaksanakan puasa, tidak juga memiliki tradisi ziarah karena menganggap Tuhan ada dimana-mana.

Banyak tokoh sikh menempati kedudukan tinggi di India karena pada masa perjuangan kemerdekaan pemeluk agama Sikh berperan penting. Pada Zaman penjajahan Inggris para pemeluk agama sikh juga pernah membentuk tentara pedang bagi pemerintahan Inggris. Beberapa tokoh penting Sikh antara lain Dr Manmohan Singh menjadi perdana menteri, Giani Zail Singh yang pernah menjadi presiden, Arjan Singh seorang perwira berbintang 5. Banyak juga pemeluk Sikh yang menjadi atlet pengusaha duduk di parlemen bahkan menjadi artis. Sedangkan ikon bagi generasi muda India adalah Baghat Singh yang berperan penting pada perjuangan kemerdekaan India

jadi sama kah Sikh dengan islam abangan jawa?ehm…engga juga kaleeee.kan orang islam jawa shalat dan puasa,kecuali engga ya emang mirip banget

—-sekian—

sumber :wikipedia,huffingtonpost.com,sgpc.net

Advertisements

About mydamayanti

catatan seorang pelupa
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

8 Responses to Agama Sikh

  1. zedeen says:

    walah…onok agama anyar kiye..ISLAM JAWA

  2. omsqu says:

    kaccha nya itu persis hotpant banget

  3. mohon untuk meneliti sejarahnya dahulu sebelum menulis,
    banyak fakta salah yang tertulis diatas,
    pertama, Sikh bukan gabungan Hindu dan Islam, walopun muncul dari peradaban yang menganut kedua agama tsb…
    jika dianalogikan nya sama dengan: apakah Islam gabungan dari Kristen dan Yahudi karena di jaman Islam lahir dari peradaban yang menganut kedua agama tsb? anda yang menjawab….
    kedua:
    “Gurmukhi adalah buku panduan (mungkin semacam kitab suci) bagi pemeluk sikh ditulis oleh Guru Granth Sahib Ji.”
    Gurmukhi adalah huruf yang digunakan dalam pembuatan kitab suci,
    dan kitab suci nya bernama “Guru Granth Sahib Ji”
    ketiga:
    “Gurumukhi memuat ajaran-ajaran yang berasal dari tulisan Guru-guru Sikh, ajaran Hindu dan Ajaran Islam.”
    Guru Granth Sahib (bukan Gurumukhi) merupakan kumpulan tulisan2 dari:
    – Guru2 Sikh,
    – beberapa Sikh, dan
    – Bhagats (orang kudus/suci dari golongan Islam dan Hindu)
    semua message yang para penulis sumbangkan adalah message universal tentang YME tanpa membedakan suku, ras dan agama…
    keempat:
    Langar diciptakan untuk kesetaraan umat manusia. dengan duduk bersama dan makan bersama, sudah tidak ada lagi penggolongan kasta tinggi, rendah, brahmin, mullah, qazi dll…
    kelima:
    – kesh adalah anugerah YME shg umat Sikh menghormatinya dengan tidak memotongnya
    – kanga melambangkan menjaga anugerah dan kebersihan diri
    – karra dipakai ditangan kanan melambangkan sebuah warning untuk bertindak yang tidak benar dan amoral
    – kirpan melambangkan berani membela kebenaran
    – kachera melambangkan penutupan aurat dan pengontrol hawa nafsu
    keenam:
    “Tradisi ini dimulai ketika Guru Tegh Bahadur mengganti nama aslinya menjadi Singh agar selamat dari kejaran Raja Aurangzeb (anaknya pembangun Taj Mahal) yang fanatic.”
    – Guru Tegh Bahadur tidak mengganti namanya menjadi Singh dan menginstruksikan penggantian nama terhadap Sikh.
    – Sebuah penghinaan bagi umat Sikh jika dikatakan Guru Tegh Bahadur(Guru ke-9) mencari keselamatan dari kejaran Aurangzeb. Perlu diketahui bahwa pada zaman Guru Tegh Bahadur, para brahmin Hindu mendapat teror dari Aurangzeb untuk meninggalkan Hindu atau mati. para brahmin datang meminta pertolongan Guru, dan Guru memutuskan untuk berkorban demi para Brahmin, dengan menyerukan bahwa “para brahmin akan meninggalkan keyakinannya jika dan hanya jika Guru Tegh Bahadur meninggalkan kepercayaannya”
    Setelah mengumumkan hal tsb, Guru Tegh Bahadur meninggalkan kediamannya menuju Dehli, pusat kerajaan Moghul untuk menemui Aurangzeb. Aurangzeb mula2 membujuk Guru untuk meninggalkan kepercayaannya lalu setelah gagal mulai cara2 kejam yang diberlakukan. Sampai akhirnya Guru Tegh Bahadur dipenggal hanya karena tidak mau melepaskan kepercayaannya.
    Dengan hal ini para brahmin terselamatkan, begitu juga para Sikh, karena Aurangzeb gagal membuat Guru Tegh bahadur meninggalkan keyakinannya. (Jika Aurangzeb berhasil merubah keyakinan Guru Tegh Bahadur, sudah pasti seluruh Sikh akan mengikutinya, begitu juga para brahmin, diikuti seluruh hindu)
    – dalam setiap agama, ada martir2 yang membela agama nya, tapi tidak ada orang seperti guru Tegh Bahadur yang mengorbankan diri nya demi umat agama lain.
    ketujuh:
    “Tahun kapan ya?saya lupa dan malas cari tahu. Guru tersebut juga menyuruh para pengikutnya untuk mengganti nama.”
    – bahkan anda seolah tidak peduli akan apa yang anda tulis
    – Guru yang menginisiasi Sikh dengan nama ‘Singh’ dan ‘Kaur’ adalah guru Gobind Singh (Guru ke-10) putra Guru Tegh Bahadur. penggantian nama tersebut bukan untuk mengelabui musuh, tetapi itu merupakan sejarah awal terbentuknya Khalsa, persaudaraan murni umat Sikh.
    Sebagai umat Sikh yang mempelajari sejarah terbentuknya agama Sikh, dan sejarah kehidupan para 10 Guru, maka saya sarankan kepada anda untuk mempelajari dahulu ajaran
    Terima kasih

    • mydamayanti says:

      Wow…..trimakasih infonya 🙂

      • raibhatti says:

        saya juga tidak melihat ada kata2 penghinaan diatas koq,
        dont worry kita sama2 belajar…

        yang saya tegur adalah cara penyampaian pesannya saja yang kurang mendetil dam sumber yang minim… takut ada kesalahpahaman dari pihak2 lain yg membaca tulisan tsb…

        saya hanya salah satu dari ribuan kaum Sikh di Indonesia,
        kami sudah ada di sini selama 4-6 generasi

        ketadangan bangsa Punjabi ke Indonesia terjadi kira2 100 thn yg lalu ketika masih jaman belanda,
        kebanyakan pemukiman nya di medan lalu migrasi ke jakarta dan beberapa kota lain,

        sampai saat ini terdapat 12 Gurdwara di Indonesia, 7 di prov. Sumut, 2 di DKI, 2 Banten, 1 Sby dan 1 Palembang

        (k4r4nd3v Karandev Singh)

    • mydamayanti says:

      Eh.marah ya? Maaf ya, ga ada maksud lain selain mencatat sedikit pengetahuan apalagi menghina atau gimana.merasa terkesima aja pas tau afa agama sikh
      Ya, kepedulian saya cuma sebatas tahu kulitnya saja, dan tak bermaksud tahu terlalu banyak
      Saya kira tak ada kalimat atau kata2 bernada menghina dalam tulisan saya
      Dan memang satu2nya sumber saya adalah wikipedia
      Tapi hebat juga ya ada orang sikh di indonesia.baru tau

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s