Kedondong

Saya belumm pernah bahas buah-buahan aseli indonesia kan di blog?seingat saya sih belom, ya maap kalo ternyata uda.lupa
Saya lagi suka makan kedondong, bukan karena apa-apa cuma karena kebetulan lagi musim kedondong dan rasa asemnya pas banget buat mengurangi mual
Agak penasaran tentang apa yang saya makan maka saya mulai nanya mbah gugel tentang buah kedondong

Kata mbah gugel,kedondong dikenal juga sebagai Ambarella nama latinnya Spondias Dulcis. Saya masih ingat kata buku kamus biologi kedondong masih sekeluarga dengan mangga,keliatan karena tangkainya sama bunganya mirip,bukan karena sama-sama asem rasanya. Dulu di halaman rumah pernah tumbuh pohon kedondong yang tingginya melebihi tinggi rumah mungkin belasan meter. Yang paling unik dari kedondong adalah bijinya yang njabrut-njabrut seakan ada akarnya. Karena bentuk lucunya ini biji kedondong sering dijadikan lelucon untuk obat batuk dengan cara mengikatnya dengan benang lalu menelannya trus ditarik-tarik untuk menggaruk tenggorokan gatal
image
Menurut keju.blogspot.com penelitian terhadap kedondong matang menunjukkan kandungan gizinya antara lain karbohidrat,sedikit lemak dan protein,vitamin,serat, mineral dan air. Maka kedondong bagus untuk mengobati dan mencegah dehidrasi dan bagus juga untuk cemilan diet rendah gula. Vitamin C dan vitamin A cukup dominan dalam kedondong diikuti vitamin B1. Sedangkan kandungan mineral kedondong antara lain fosfor, zat besi, dan kalsium. Sumber lain menyebutkan bahwa kedondong mengandung flavonoid,tanin, dan saponin.apa itu?saya tidak tahu, nampaknya jenis bahan yang berkhasiat menyembuhkan dengan cara membunuh bakteri atau virus

Kata mas wikipedia kedondong biasanya dijadikan bahan rujak dan manisan tapi menurut saya kedondong sudah enak dimakan begitu saja mentah atau matang. Kedondong yang dibuat rujak atau manisan adalah kedondong mentah. Saya tidak menemukan sumber yang bisa menyebutkan kandungan nutrisi kedondong mentah, mungkin hampir sama dengan yang matang.

Kedondong yang matang lembek dan cenderung lebih manis. Sedang kedondong mentah keras dan cenderung lebih asam rasanya, warna daging buahnya juga lebih putih dan kulitnya hijau tua. Kedondong yang warna kulitnya terang berarti masih muda. Yang ini rasanya asem tingkat dewa

Menurut sebuah sumber di internet kedondong bisa dimanfaatkan untuk mengobati dysentry dan batuk, tapi bukan bagian bijinya. Untuk mengobati dysentri kulit pohonnya yang masih segar direbus hingga airnya tinggal separuhnya. Lalu ramuan jamu ini diminum oleh pasien. Untuk mengobati batuk daun kedondong direbus hingga airnya tinggal separuhnya. Menurut saya ada lagi manfaat kedondong yaitu pengurang mual,haus dan lapar.

Yak, itu saja yang bisa saya tulis soal kedondong.i’m loosing my words

Advertisements

About mydamayanti

catatan seorang pelupa
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

4 Responses to Kedondong

  1. zedeen says:

    tak cepitno lawang, nembe tak pangan

  2. dedik says:

    sedot dikit ya om

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s