Berkulit Hitam Saya Baik-baik Saja

Sehari setelah pemilihan putri indonesia seorang teman kerja saya berkata ‘miss universe cantik benar ya,tapi kalah cantik dengan putri indonesia, item gitu’

Memang benar putri indonesia yang asal semarang itu cantik dan sembilan puluh sembilan lebih putih dari miss universe, tapi menurut saya miss universe yang hitam ini mirip boneka barbie,proporsi wajah dan tubuhnya hampir sempurna.leila lopez dari benua afrika mirip manequin hitam yang hidup

Ok, cukup sudah puji-pujian untuk miss universe.dari komentar mas teman kerja kita tahu bahwa persepsi kecantikan bagi orang indonesia adalah putih.itu sama sekali belum berubah meskipun persepsi cantik secara internasional tidak terpaku pada warna kulit.tidak jarang penyandang gelar miss universe atau miss world berkulit gelap banyak pula selebriti yang dinobatkan sebagai yang terseksi yang berkulit hitam atau dihitamkan.get tanned.tapi belum pernah sekalipun ada pemenang gelar putri-putrian apapun yang berkulit gelap.hey, mungkin perlu diadakan pemilihan putri-putrian berkulit gelap di indonesia

Apakah orang indonesia rasis? Entahlah mungkin sebagian begitu dan sebagian lagi setengah rasis tapi saya kira tidak semua orang indonesia begitu.ada sebuah blog yang memuji-muji kecantikan nubian,supermodel berkulit gelap cenderung legam, ada juga teman yang mengandaikan anggun c sasmi berkulit hitam masih tetap cantik dan tentu saja saya yang mengagumi kecantikan leila lopez,tyra banks,rihanna,beyonce bahkan farah quinn.tapi saya perempuan jadi tidak dihitung.

Sejak kapan sebenarnya bahwa persepsi cantik itu harus putih saya tidak tahu.dalam arok dedes pramoedya mengatakan kulit putih itu milik brahmana kasta tinggi dan kulit hitam itu milik sudra kasta terendah.umang tidak terlalu cantik dan kulitnya pun hitam bagian lain menerangkan.kisah ini bersetting tahun 1222 Masehi di jawatimur, kabupaten yang sama dengan mas teman kerja.

Sedangkan dalam tetralogoi Buru pramoedya menceritakan betapa bangsa indonesia ini dibodohkan oleh para penjajah berkulit putih.kulit coklat tidak sederajat dan harus selalu menyembah kulit putih yang kedudukannya paling tinggi.kulit putih itu cerdas dan kulit coklat itu bodoh. otomatis persepsi kecantikan pun bertambah bahwa yang putih adalah yang terbaik sedangkan yang tercoklat adalah yang terjelek.hal-hal tersebut ditanamkan selama 350 tahun hingga seakan bayi yang belum lahirpun bisa mengatakan cantik itu putih dan coklat itu jelek.

Belum lagi media massa dan para kapitalis terus menerus mencekoki konsumen dan calon konsumen bahwa putih itu cantik menarik dan bahagia.hitam itu jelek, sedih dan menyedihkan. Persepsi yang ditanamkan ke dalam DNA hingga produk pemutih laris manis di pasaran dan keuntungan berlipat didapat.seorang kenalan menerangkan peran media dalam menentukan persepsi kepada saya, sebuah penggambaran umum dari persepsi yang sedang dia buat.jadi, jangan terlalu percaya apa yang dikatakan koran,internet, apalagi televisi, ada gambar juga bisa berarti hoax.

Belum lagi lingkungan yang biasa memngolok-olok orang berkulit hitam sebagai orang jelek.Olok-olok yang sebenarnya mungkin cuma lelucon yang tidak lucu ini sangat kuat membentuk persepsi bila disampaikan pada anak-anak.seumur hidup mereka akan merasa rendah diri dengan warna kulitnya

Saya sendiri berkulit coklat dan suka menyebut diri sendiri hitam. Sebutan yang sering ditentang teman-teman saya. Padahal saya tidak keberatan berkulit hitam. Dulu kulit hitam membuat saya minder karena selalu diejek keluarga besar saya yang rata-rata berkulit lebih terang. Mungkin karena ejekan-ejekan itu pula yg membuat saya lebih menyukai orang berkulit hitam.apakah saya rasis? Tidak,saya masih menganggap paul gilbert dan eric martin yang berkulit luarbiasa pucat itu ganteng.

Saya berkulit hitam, kadang saya memandangi kulit saya dan membatin ‘warnanya bagus ya ternyata’. Sebut saya berkulit hitam,saya tidak keberatan atau malu,memang saya berkulit hitam. I like being black and i love the way i am. Apakah saya sombong atau narsis? Silahkan sebut begitu,saya tak peduli. saya tidak terobsesi untuk berkulit putih saya hanya terobsesi punya warna kulit merata top to toe.saya masih wanita yang selalu menemukan ketidakpuasan atas diri sendiri.

Jadi, cantik itu bukan warna kulit tapi keseluruhan.saya tidak mengatan 3B sudah terlalu jamak,sudah basi

Advertisements

About mydamayanti

catatan seorang pelupa
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Berkulit Hitam Saya Baik-baik Saja

  1. tian says:

    tulisan ini saya salut..tdk bnyk wanita indonesia yg puas dgn warna asli kulitnya,minimal pst berusaha lbh menonjol dr lingkungan/komunitasnya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s