Kalpataru Ygdrasil Pohon Kehidupan DUnia

Kalpataru

Kalpataru berasal dari kata klp = ingin dan taru = pohon. Kalpataru atau Kalpawreksa dalam mitologi hindu adalah pohon yang mengabulkan permintaan. Kalpataru biasa diartikan juga dengan pohon kehidupan. Dalam bahasa India Kalpataru punya sebutan lain Kalpadruma dan Kalpapāda, itulah mungkin asal usul nama kelapa yang memenuhi banyak kebutuhan manusia. Kalpataru pertama kali ditemukan dalam kitab regweda. Menurut mitologi, pohon ini adalah salah satu dari lima pohon suci di surga Dewa Indra. Sebagai pohon pengharapan, kalpataru juga disebut kamadugha, sebagai pemberi segala hasrat dan mengabulkan segala keinginan manusia.

Di Indonesia Kalpataru banyak ditemukan pada relief banyak candi. Relief kalpataru biasanya berupa pohon yang diapit sepasang gentong (jambangan), sepasang manusia dan sepasang burung yang terbang di kanan kirinya, payung dan mutiara. Kalpataru adalah pohon suci yang terdapat di surga. Adanya ragam hias kalpataru pada sejumlah candi, dimaksudkan untuk menyucikan candi tersebut. Di Indonesia kalpataru dianggap sebagai ibu pembawa kehidupan, kesuburan dan kemakmuran bagi manusia. Dalam istilah populer kalpataru biasa diartikan sebagai pohon kehidupan.

Kalpataru lebih banyak dikenal sebagai hadiah atau penghargaan bagi orang-orang atau organisasi yang berjasa bagi kelestarian lingkungan hidup. Kalpataru dibagikan setiap tahun pada peringatan hari lingkungan hidup 5 Juni. Kalpataru juga digunakan sebagai lambang kementerian lingkungan hidup juga Perum Perhutani

Ygdrasil

Ygdrasil menurut mitologi Norse (skandinavia sebelum masa kristen) adalah pohon dunia. Ygdrasil diambil dari kata “Yg” nama lain Odin yang artinya dahsyat dan drasil yang artinya kuda sehingga Ygdrasil diartikan pula sebagai kuda Odin. Ygdrasil adalah pohon ash besar yang akar dan cabangnya mencakupi tiga dunia yaitu bumi, surga dan neraka. Ygdrasil menghubungkan sembilan alam dalam mitologi Norse Alfheim, Vanaheim, Midgard, Jötunheim, Svartalfheim, Niflheim, Muspellheim dan Helheim.Ygdrasil pertama kali muncul dalam Poetic Edda pada abad ke-13 yang dikumpulkan dari kumpulan kisah tradisional dan Prose Edda yang ditulis oleh Snorri Sturluson. Menurut kedua sumber Ygdrasil adalah pohon Ash utama yang sangat suci. Cabang-cabang Yggdrasil menjangkau jauh ke langit, dan pohon itu didukung oleh tiga akar yang menjangkau hingga jauh ke lokasi lain, satu ke sumur langit Urðarbrunnr , satu ke Hvergelmir di musim semi, dan lain ke sumur Mímisbrunnr. Makhluk hidup dalam Yggdrasil, termasuk Wyrm (naga) Níðhöggr, seekor elang yang tidak disebutkan namanya, dan Dáinn Stags, Dvalinn, Duneyrr dan Duraþrór (empat rusa jantan merah)

Menurut mitologi Norse dewa utama Odin mengorbankan dirinya sendiri dengan menggantung dirinya pada dahan Ygdrasil. Sebagian sumber menyebutkan inilah awal mula nama Ygdrasil yang artinya tiang gantungan yang kemudian menjadi gantungan pada kuda. Karena peristiwa itu Ygdrasil dianggap juga sebagai penjelmaan dari Dewa Odin sendiri yang menjangkau ketiga dunia dan sembilan alam.

Di Indonesia Ygdrasil dikenal (paling tidak bagi saya) sejak beredarnya buku The Immortal Life Of Nicholas Flamel karya Michael Scott. Menurut buku fiksi tersebut Ygdrasil merupakan sumber kekuatan dan dan diberi kekuatan oleh Hekate, dewi kesuburan dari Mesir. Ygdrasil memberi kehidupan bagi sang dewi dan seluruh dunia yang dilindunginya beserta seluruh isinya. Menurut buku ini Hekate sang dewi kesuburan memberikan dan menyimpan kekuatannya sehingga pohon ini memberikan kehidupan bagi beberapa dunia bayangan

Di Indonesia ygdrasil hampir tidak dikenal terutama pada budaya-budaya kuno sebagaimana kalpataru yang sudah berurat akar dalam budaya Indonesia. Banyak ragam seni ukir yang menggambarkan pohon kalpataru, bahkan lambangnya dipakai secara luas.

Teori

Menurut Profesor Arysio Santos dari Brasil yang terkenal dengan penelitian dan bukunya tentang atlantis banyak budaya dari berbagai belahan dunia yang memiliki kesamaan. Padahal kebudayaan-kebudayaan itu sama sekali tak mungkin saling mengenal dan tak mungkin pernah melakukan kontak untuk saling mempengaruhi. Menurut sang profesor kesamaan ini disebabkan oleh kesamaan sumber awal kebudayaan itu yaitu Atlantis itu sendiri.

Dengan mengikuti teori Prof. Arysio Santos mencermati bentuk, makna dan fungsinya kedua pohon mitos dari dua sudut dunia yang sangat berjauhan ini memiliki banyak kesamaan. Kalpataru dan Ygdrasil berhubungan dengan bumi, surga dan dewa-dewa. Kedua pohon mitos ini diperdewakan dan dianggap sebagai sumber kehidupan dan kesuburan bagi dunia. Ketika diamati kedua pohon mitos ini juga memiliki bentuk yang mirip (tentu saja karena sama-sama pohon). Keduanya adalah pohon utama pada kehidupan di tiga dunia yang hidup abadi dan menghidupi ketiga dunia dan segala isinya. Berdasarkan pencermatan sedikit gambar dan bahan bacaan yang tak memadai dan obsesi ini bolehlah saya menganggap kalpataru adalah satu benda mitos yang sama tetapai memiliki nama yang berbeda di tempat yang berbeda. Ini sekedar teori saya yang tak pernah mempelajari ilmu arkeologi dan mitologi tetapi cukup tertarik untuk sedikit membaca tentang itu. Jadi Kalpataru = Ygdrasil.

Advertisements

About mydamayanti

catatan seorang pelupa
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

3 Responses to Kalpataru Ygdrasil Pohon Kehidupan DUnia

  1. mydamayanti says:

    gagal insert picture #%&^%^&(^%*$#

  2. apa ada hubungannya dengan Thor? hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s