Kisah Damayanti

Kisah Damayanti ditemukan dalam Kitab Mahabharata. Dalam mitologi Hindu Damayanti adalah putri Raja Bima dari Kerajaan Widharba yang menjadi istri Raja Nala dari Nishadha.

Damayanti telah Jatuh cinta kepada Nala sebelum berjumpa  hanya karena mendengar cerita tentang kebajikan dan kemuliaan hati Nala dari seekor angsa. Ketika tiba waktunya bagi Damayanti untuk menikah, sebuah sayembara diselenggarakan untuk memilih suami baginya. Ikut dalam sayembara itu Dewa Indra,Dewa Agni,Dewa Baruna, Dewa Yama dan juga Nala. Para dewa menyuruh Nala untuk memberi tahu Damayanti untuk memilih salah satu dari mereka, namun meskipun Damayanti menghormati para Dewa dia bersikukuh memilih Nala. Kemudian Para Dewa menyamar menjadi Nala tapi Damayanti yang mengamati mereka satu persatu berhasil memilih nala yang asli.

Kali yang terlambat dalam sayembara itu sangat marah ketika mendengar cerita dari para dewa bahwa Damayanti telah memilih Nala. Kali bersumpah akan menjadi penyebab keruntuhan Nala dengan cara menjerumuskannya ke jalan yang menyimpang dari jalan kebenaran (dharma).

Nala dan Damayanti hidup bahagia selama 12 tahun. Selama itu Kali terus berusaha untuk menjerumuskan Nala tetapi selalu gagal. Pada suatu ketika Nala lupa mencuci kakinya ketika akan bersembahyang sehingga Kali yang tak pernah berhenti membisikkan kejahatan ke dalam hatinya berhasil mempengaruhinya. Nala berjudi dengan saudaranya yang bernam Puskara dengan mempertaruhkan seluruh harta dan kerajaaannya. Nala yang  kalah dalam perjudian itu harus hidup di hutan bersama Damayanti. Karena suatu kecelakaan Nala dan Damayanti berpisah. Nala berubah menjadi orang katai bernama Bahuka dan menjadi kusir Raja Rituparna dari Kosala sedangkan Damayanti menjadi pelayan di Kerajaan Chedi.

Setelah lama menjadi pelayan Damayanti dipulangkan ke kerajaan ayahnya untuk berkumpul bersama keluarga dan anak-anaknya. Damayanti yang mencari suaminya akhirnya bertemu dengan Bahuka si orang katai dan mencurigainya sebagai Nala. Untuk membuktikan kecurigaannya Damayanti mengadakan sayembara kedua. Raja Rituparna termasuk salah satu peserta sayembara itu. Dalam perjalanan menuju lokasi sayembara nala diajari beberapa teknik berjudi oleh sang Raja. Di lokasi sayembara Damayanti membuktikan bahwa Bahuka adalah Nala karena terangsang oleh bau masakan yang dibuat oleh bahuka untuk Damayanti. Akhirnya Damayanti dan Nala bersatu lagi. Dengan pengetahuan teknik berjudi yang baru Nala merebut kembali harta dan kerajaannya dari Puskara

Sumber : Mengenal Tokoh Wayang Mahabharata oleh Akbar Kaelola penerbit Cakrawala,

Advertisements

About mydamayanti

catatan seorang pelupa
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 Responses to Kisah Damayanti

  1. anti says:

    izin share yo mbak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s