sepi

Sepi  bertabur sendiri sunyi

Menggigit jiwa yang menggigil ngeri

Memagut takut mendera asa

Lalu kabut kelabu belenggu beku kalbu

Dan hati yang mati menangis liris

Hanyutkan rasa-rasa yang pernah ada

Hingga tertinggal tubuh rubuh

runtuh mengaduh gaduh

Maka manusia yang fana belaka tiada daya

Perlukah ini segala resah sampah

Untuk jiwa bernyawa menyapa pemiliknya

Advertisements

About mydamayanti

catatan seorang pelupa
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s